Berita Terkini

256

Satukan Persepsi tentang Sosialisasi Pemilu 2024, KPU Riau Laksanakan Rapat Koordinasi Strategi Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemilu 2024

Rabu (16/11) KPU Riau laksanakan pembukaan Rapat Koordinasi Strategi Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se- Provinsi Riau. Rakor yang dilaksanakan di Hotel Novotel Pekanbaru tersebut dibuka oleh Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir. Dalam sambutannya pada pada pembukaan kegiatan tersebut, Ilham menyampaikan tentang komitmen KPU Riau dalam menyukseskan Pemilu 2024. "KPU Riau berkomitmen menyukseskan Pemilu 2024, kita berharap pada Pemilu 2024 data pemilih kita lebih bagus dan tingkat partisipasi  pemilih meningkat", ujar Ilham. Hadir dalam pembukaan tersebut Anggota KPU RI divisi sosialisasi pendidikan pemilih dan parmas August Mellaz. Dalam arahannya August menyampaikan tentang 12 karakteristik kerja-kerja kepemiluan, termasuk kerja administrasi Pemilu yang tidak bisa ditemui pada kerja-kerja sektor lain. "Diantara 12 karakteristik kerja kepemiluan adalah waktu yang ketat, ketika tahapan Pemilu ditetapkan maka tidak ada tahapan yang bisa dilewatkan, dituntut mengorganisir SDM dan logistik yang sangat besar", ungkap August. "Karakteristik lain adalah harus didukung instrumen hukum yang berlaku seragam dari pusat hingga daerah", imbuh August. Dalam rakor tersebut, August Mellaz juga memaparkan materi tentang Peta Jalan dan Strategi Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2024. Usai paparan materi, peserta tampak antusias menyampaikan beragam pertanyaan, dan usulan kebijakan bagi KPU RI. Tampak hadir juga Anggota KPU Riau Joni Suhaidi, Firdaus Nugroho Noto Susanto, Abdul Rahman dan Sekretaris Sri Lestariningsih serta Kabag, Kasubbag dan staf Sekretariat KPU Riau. Dari KPU Kabupaten/Kota tampak hadir ketua, anggota divisi sosdiklih, parmas dan SDM, sekretaris dan kasubbag teknis penyelenggaraan Pemilu dan parmas. "Kegiatan rakor peningkatan partisipasi pemilih ini dibuat untuk memberikan dorongan moril agar KPU Kab Kota semangat dan bekerja sengan penuh dedikasi. Kita undang langsung Ketua divisi Sosdiklih Parmas KPU RI agar KPU se-Riau memiliki paradigma yang sama tentang pentingnya penguatan partisipasi pemilih. Selain itu, kita juga dorong agar KPU Kab/Kota memiliki model, metode dan kiat peningkatan partisipasi pemilih", nugroho noto susanto.


Selengkapnya
112

KPU Riau Gelar Bimbingan Teknis Regulasi KPU Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Tahun 2024

Sabtu (12/11) Ketua KPU Ilham Muhammad Yasir membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Regulasi KPU tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Tahun 2024. Dalam sambutannya Ilham menyampaikan tentang pembentukan badan adhoc dan dampak positifnya terhadap perekonomian masyarakat. “Pada Pemilu Tahun yang lalu 2019 jumlah TPS kita kurang lebih 17.000, pada Pemilu 2024 nanti jumlahnya diperkirakan diatas 20.000 dikarenakan angka jumlah penduduk yang terus bertambah”, ujar Ilham. “Pada Pemilu 2024 diperkirakan kita merekrut  860 orang PPK, 5.586 orang PPS, 20.241 orang Pantarlih, 141.687 orang KPPS dan 40.842 orang Petugas Ketertiban. Dengan jumlah keseluruhan mencapai 208.856 orang di seluruh wilayah Provinsi Riau, berarti akan ada uang APBN yang akan tersalur masuk ke desa yang digunakan untuk membayar gaji para petugas tersebut. Itu artinya dengan pembentukan adhoc ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat”, imbuh Ilham. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Pekanbaru ini diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Hukum dan Pengawasan, Divisi SDM serta Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten/Kota se- Provinsi Riau. Tampak hadir juga Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau Rahmat Setiawan Dari KPU Riau selain Ketua tampak hadir juga Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Joni Suhaidi, Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus, dan Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM Nugroho Noto Susanto, serta Kabag, Kasubbag dan Staf Sekretariat. Pada Bimtek yang akan berlangsung hingga dua hari ke depan tersebut akan membahas tentang mekanisme pelaksanaan seleksi badan adhoc berdasarkan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 serta mitigasi potensi pelanggaran/sengketa proses pembentukan dan tata kerja badan adhoc penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan Tahun 2024 dengan narasumber Firdaus dan Nugroho Noto Susanto.


Selengkapnya
166

KPU Riau Sosialisasikan Pembentukan Badan Adhoc Pemilu 2024 serta Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU & Badan Adhoc (SIAKBA) Kepada Forkopimda dan Ormas Provinsi Riau

“Hal yang terpenting untuk mencapai Pemilu yang sukses adalah dukungan personil” , hal itu disampaikan Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir dalam Pembukaan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024 serta Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) Bersama Forkopimda dan Organisasi Masyarakat Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jumat (11/11/22) Ilham menambahkan bahwa untuk Pemilu 2024 nanti diperkirakan mencapai 208.856. “Untuk Pemilu 2024 nanti perkiraan kebutuhan Badan Adhoc kita sekitar 208.856 yang terdiri dari 860 orang PPK, 5.586 orang PPS, 20.241 orang Pantarlih, 141.687 orang KPPS dan 40.842 orang Petugas Ketertiban”, ungkap Ilham. Ilham juga menyampaikan harapannya agar Ormas yang ada di Provinsi Riau mendorong anggotanya untuk aktif dan ikut mendaftar sebagai petugas Adhoc dalam Pemilu 2024 nanti. Kegiatan Sosialisasi yang ditaja KPU Riau tersebut dihadiri oleh Forkopimda dan Organisasi Masyarakat Provinsi Riau sekitar 100 orang peserta. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting yang pada kesempatan tersebut mewakili Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemilihan Umum Tahun 2024 harus disiapkan sejak dini, salah satunya adalah dengan mempersiapkan perangkat pendukung seperti Badan Adhock. “Sistem SIAKBA perlu disosialisasikan kepada masyarakat secara masif karena aplikasi ini masih baru”, ujar Jenri. “Pemprov Riau sangat mendukung upaya KPU Riau dg mensosialisasikan SIAKBA ini, agar Pemilu Tahun 2024 dapat berjalan lancar dan sukses dan terpilihnya kepemimpinan nasional dan legislatif yang lebih baik”, imbuh Jenri. Anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto yang didapuk sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi tentang sistem perekrutan Badan Adhock.  Sementara Operator SIAKBA Anggia Murni menyampaikan materi tentang penggunaan Aplikasi SIAKBA dalam pendaftaran Badan Adhoc.


Selengkapnya
115

Perkuat SDM Layanan Informasi, KPU Riau Laksanakan Bimtek PPID di Lingkungan KPU Riau dan KPU Kabupaten/Kota

Rabu (09/11) KPU Riau laksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan PPID di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se- Provinsi Riau. Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Lt. 2 Kantor KPU Riau diikuti oleh Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Sekretaris, Kasubbag Tenis dan Hupmas, Admin PPID KPU Kabupaten/Kota serta komisioner dan pegawai Sekretariat KPU Riau. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir yang didampingi oleh Anggota Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Nugroho Noto Susanto serta Sekretaris Sri Lestariningsih. Dalam sambutannya Ilham menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu amanah dari reformasi. “Keterbukaan informasi merupakan salah satu amanah dari reformasi yang baru bisa terwujud pada tahun 2008 dengan disahkannya Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik”, ujar Ilham. Ilham menambahkan bahwa diantara hak informasi adalah melihat dan mengetahui Informasi Publik, menghadiri pertemuan publik yang terbuka untuk umum untuk memperoleh Informasi Publik, mendapatkan salinan Informasi Publik melalui permohonan sesuai dengan Undang-Undang KIP, dan/atau menyebarluaskan Informasi Publik sesuai dengan peraturan perundang-undangan.   Ketua Komisi Informasi (KIP) Riau Zufra Irwan, SE hadir sebagai narasumber dalam Bimtek yang berlangsung sehari penuh tersebut. Dalam kesempatan tersebut Zufra menyampaikan tentang Optimalisasi PPID Selama Tahapan Pemilu 2024. Zufra menekankan tentang hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan PPID “Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan PPID adalah penguatan terhadap sumber daya manusia (SDM)  layanan desk informasi, bagaimana PPID memilah informasi publik dan bukan informasi publik, serta bagaimana PPID menghadapi oknum-oknum peminta informasi yang akan merongrong PPID”, ujar Zufra. Selain Zufra hadir juga Robby Leo August Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik KPU RI. Robby menyampaikan tentang pengelolaan dan pelayanan informasi publik Pemilu dan Pemilihan. Robby menekankan tentang prinsip dasar pelayanan informasi publik. “Kewajiban menyajikan dan melayani Pemohon Informasi, permudah dan percepat hak publik atas informasi, semua permohonan wajib dilayani, wajib menyajikan informasi yang mudah diakses dan dipahami, serta dahulukan substansi baru prosedur”, ungkap Robby. Selain itu Robby juga menjelaskan tentang prosedur pelayaan informasi, pengelolaan informasi serta tentang keberatan yang merupakan hak dari pemohon informasi.


Selengkapnya
134

KPU Riau Gelar Rapat Kerja Evaluasi Verifikasi Faktual dan Mekanisme Verifikasi Faktual Perbaikan Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik

“Kami sudah melihat kesungguhan perjuangan kawan-kawan melakukan verifikasi faktual yang tidak mudah, dengan melewati berbagai halangan baik itu hujan, kekurangan personil maupun kondisi geografis yang sulit dicapai untuk menyelesaiakan tahapan ini dengan tepat waktu. Saya mengapresiasi perjuangan kawan-kawan,” ujar Ilham Muhammad Yasir Ketua KPU Riau. Hal tersebut disampaikan Ilham dalam sabutannya pada pembukaan kegiatan  Rapat Kerja Evaluasi Verifikasi Faktual dan Mekanisme Verifikasi Faktual Perbaikan Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se- Provinsi Riau yang digelar KPU Riau Minggu (06/11).  Selain Ilham, pada rapat kerja yang dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru ini dihadiri juga oleh  Anggota KPU Riau Joni Suhaidi dan Firdaus, Sekretaris Sri Lestariningsih serta Kabag, Kasubbag dan Staf KPU Riau. Anggota KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus menyampaikan tentang pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang ada dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 ini. "Penting bagi kita bersama khususnya dalam verifikasi partai politik ini untuk benar-benar mematuhi regulasi yang ada, agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, apalagi yang dapat menjadi potensi gugatan," ujar Firdaus. Sekretaris KPU Riau Sri Lestariningsih dalam kesempatan tersebut menyampaikan tentang pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung terselenggaranya tahapan Pemilu. " Diperlukan SDM yang berkualitas, disiplin dan berintegritas serta fasilitas yang memadai untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan seluruh tahapan Pemilu 2024," ungkap Tari (nama panggilan Sri Lestaringsih). "Perlunya SDM yang berkualitas, disiplin dan beritegritas adalah supaya tahapan Pemilu selesai administrasi pertanggungjawabannya juga aman," lanjut Tari. Dari KPU Kabupaten/Kota tampak hadir anggota KPU Divisi Teknis, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Parhubmas serta operator Sipol.  Dalam rapat kerja yang akan berlangsung hingga tanggal 08/11  ini akan membahas tentang evaluasi verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan yang telah dilaksanakan dan mekanisme verifikasi faktual perbaikan kepengurusan dan keanggotaan partai politik.


Selengkapnya
188

KPU Riau Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Bagi Pemilih Pemula di Provinsi Riau

Kamis (03/11) KPU Riau gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula di Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut diikuti oleh 100 orang siswa dari 10 SMA/SMK yang berada di Kota Pekanbaru.  Pada kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir tersebut tampak hadir juga Anggota KPU Riau Joni Suhaidi, Nugroho Noto Susanto, Abdul Rahman serta Kabag, Kasubbag dan Staf Sekretariat KPU Riau. Dalam sambutannya Ilham mengungkapkan pentingnya peran pemilih pemula dalam Pemilu. “Pemilih pemula memegang peran sentral dalam Pemilu karena persentasenya yang cukup besar, bisa mencapai 40%,” ungkap Ilham.  Divisi Soslikdih Parmas dan SDM KPU Riau Nugroho Noto Susanto,  Ketua Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Provinsi Riau Muhamad Andi Susilawan dan Ketua Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Diara Rizky Prayitno bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut  Dalam kesempatan wawancara di sela-sela kegiatan tersebut Nugroho menjelaskan tentang tujuan pelaksanaan sosialisasi tersebut. "Kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberitahukan kepada pemilih terutama pemilih pemula bahwa pada Tahun 2024  akan ada Pemilu. Diharapkan agar para siswa yang mengikuti sosialisasi ini berpartisipasi aktif, terdaftar sebagai pemilih dan menggunakan hak suaranya dalam Pemilu nanti,” ujar Nugroho.


Selengkapnya