KPU Provinsi Riau Perkuat Pemahaman Mahasiswa tentang Birokrasi Kepemiluan melalui Kuliah Praktisi di UIN Suska Riau
Pekanbaru, 15 April 2026 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau terus memperkuat perannya dalam membangun literasi demokrasi di kalangan generasi muda melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Hal ini diwujudkan dengan kehadiran KPU Provinsi Riau sebagai narasumber utama dalam kegiatan kuliah praktisi yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Administrasi Negara, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung A FEIS ini mengangkat tema “Penajaman Perspektif Birokrasi dalam Praktik Kepemiluan” sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE). Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Dr. Nurlasera, S.E., M.Si., yang menegaskan pentingnya keterhubungan antara teori dan praktik dalam proses pembelajaran. “Kuliah praktisi ini adalah wujud komitmen kami dalam mengimplementasikan kurikulum OBE. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep birokrasi secara teoritis, tetapi juga memahami praktiknya langsung dari para ahli di lapangan,” ujar Dr. Nurlasera.
Dalam kegiatan tersebut, KPU Provinsi Riau menghadirkan Nugroho Noto Susanto, S.IP., M.Si., selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, sebagai narasumber ahli.
Dalam paparannya, Nugroho Noto Susanto menegaskan bahwa birokrasi memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas penyelenggaraan pemilu yang demokratis. “Birokrasi kepemiluan bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan sistem yang memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pemilu sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia penyelenggara serta tingkat partisipasi masyarakat.
Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Mustiqowati Ummul F, M.Si., selaku dosen pengampu mata kuliah sekaligus moderator. Ia menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dari KPU memberikan nilai tambah signifikan dalam proses pembelajaran mahasiswa karena membantu mahasiswa memahami secara nyata bagaimana birokrasi bekerja dalam sistem kepemiluan sehingga memperkaya perspektif mereka terhadap governansi publik.
Partisipasi KPU Provinsi Riau dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendukung pendidikan demokrasi serta memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, partisipatif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang lebih berkualitas di Indonesia.